Poltekkes Kemenkes Pontianak

User login

Admin's blog

Indonesia Rawan Gizi?

Oleh Iman Jaladri

Untuk sementara bisa disimpulkan bahwa masalah gizi tidak disebabkan oleh asupan akibat ketersediaan bahan makanan. Tanah, air, hutan, ladang sawah dan sedikit campur tangan negara dapat dinyatakan bahwa mereka yang mengalami masalah gizi adalah karena mereka tidak tahu caranya makan yang baik. Saking sudahnya dikasih tahu, maka digunakan kata “bodoh” karena tidak sanggup mengusahakan diri sendiri agar bisa memenuhi asupan makan. Namun karena kata “bodoh” dianggap tidak sopan, maka diganti dengan pepatah yang sangat halus, yaitu: bagai anak ayam yang mati di tumpukan padi. Jika dicermati, sebenarnya hal ini lebih menyakitkan

Pentingnya Seribu Hari Awal Kehidupan Manusia

Oleh : Jurianto Gambir, M.Kes

Setiap keluarga berkeinginan memiliki anak yang sehat, cerdas tentunya ber-iman dan soleh, sehingga menjadi investasi bagi keluarganya baik bangsa dan negara. Tanpa kita sadari ketika kita bertemu dengan kawan yang mungkin sudah lama tidak beretemu sering kita tanyakan tentang keadaan keluarga, misalnya saja, apa khabar, di mana sekarang tinggal, berapa sekarang anakmu, dimana saja sekarang anakmu, dan kita memuji hebat ya kamu !!. Mungkin bagi keluarga yang memiliki anak-anak yang pintar, soleh dan sukses akan menceritakan dengan bangganya yang terkadang lupa dengan kita yang ada di sampingnya. Coba kita bayangkan bagaimana perasaan kita bila kebetulan keluarga kita hanya pas-pasan termasuk dengan pendidikan dan prestasi anak. Mungkin kita merasa bersalah dan minder, kenapa ya ?, koq dia bisa, saya koq tidak padahal waktu kuliah saya lebih pintar dengan dia, nilainya pas-pasan.

Susu Sapi dan Susu Kedelai

Oleh : Jurianto Gambir, M.Kes

Hampir seluruh jenis zat gizi yang dibutuhkan manusia ditemukan dalam susu, sehingga dikenal sebagai produk makanan yang hampir sempurna. Minum susu sering diidentikkan dengan kesehatan tulang dan gigi karena memang penyusuun utama tulang dan gigi adalah mineral kalsium. Terutama bagi balita yang sedang bertumbuh pesat serta wanita yang sedang hamil kosumsi kalsium yang adekwat merupakan perhatian yang sangat penting.
Selain tinggi akan kandungan kalsium, susu juga tinggi akan kandungan protein, berfungsi dalam pertumbuhan, pembentuk hormonal, enzim, fungsi immun dan fungsi penyangga (bufer). Albumin protein bertindak sebagai bufer dalam mempertahankan PH darah, kelebihan lainnya adalah relatif mudahnya susu dicerna oleh tubuh serta kaya akan vitamin dan mineral.